Manta, dan sebuah tantangan – Day 4 Labuan Bajo

Hari ke-empat perjalanan ke labuan bajo, dan hari ketiga kami live on boat. Pagi ini saya bangun agak siang. Saya benar benar lelah. Kami tidak menunggu sunrise, karena posisi kapal yang kurang memungkinkan.

You jump, I jump..

Perjalanan hari ini dimulai dengan manta point. Apa itu manta? Awalnya saya juga ga tau. Cuma belagak paham aja biar keren. Sampe andy bilang “manta itu pari bung” . Oke, paham. Kita akan melihat ikan pari. Kapal bergerak, dan kami sarapan. Dalam beberapa saat kami akan sampai di Manta Point. Kami memang melihat manta dalam perjalanan kesana. Berenang di permukaan bahkan ada beberapa kali berenang di sisi kapal kami. Sebelum sampai di manta point, kami diminta bersiap dengan peralatan snorkling. Akhirnya kapal kami berhenti

… Di tengah laut….arusnya deras….. -_-

Andy lompat duluan, sebagai expert di bidang kelautan, ga ada masalah buat dia. Masalah itu ada di saya. Saya ga bisa berenang, dan kemarin-kemarin snorkeling ga sampe ke tengah laut… Tengah laut…literally….dalem….

Apa boleh bikin, snorkling gear sudah terpasang. Terlanjur pasang langkah ke depan, pantang rasanya surut ke belakang. Saya lompat dengan modal keyakinan kalopun kenapa kenapa andy bisa nolong saya. Lalu disusul oleh metha, posma, adi, cesar, dan akbar. Kami berkeliling di tengah laut dan tidak menemukan satupun manta. Akbar meminta krunya melempar pelampung ke arah kami. Jadi kami bertujuh berpegangan pada 1 pelampung sambil di tarik sama kapal. Berputar putar disekitar manta point untuk mencari manta.

Sekian banyak kapal yang ada di sekitaran manta point, hanya kami bertujuh manusia yang ada di laut. Dengan 1 pelampung dan ditarik sama kapal. Mungkin buat mereka seperti melihat proses pertolongan pada orang2 yang tenggelam.

Pegangan Sama pelampung donat
Pegangan Sama pelampung donat
Sementara kapal kapi narik pelampung donat pake tali
Sementara kapal kapi narik pelampung donat pake tali
Di tengah laut, mari kita groufie..
Di tengah laut, mari kita groufie..

Ga lama kami naik ke kapal karena Akbar memutuskan untuk pindah spot. Mencoba peruntungan yang lain. Setelah kami meninggalkan spot pertama, si Koki berteriak histeris…. “Itu manta!! Manta!!” dan Akbar juga berteriak… “Sudah lompat!” satu persatu mereka mulai lompat ke laut.. Andy pertama..

Gear saya sudah terlanjur saya lepas, saya yakin saya mengambil alat snorkeling secepat yang saya bisa….

Pelampung… Check..

Kacamata… Check…

Selang udara..Check…

Fin… Check….

Wait… Fin ini nomor 42-44… it’s not mine…saya pake 44-46.. Sepatu katak ini kekecilan di kaki saya..

Saya Bongkar semua Fin yang ada… 44-46 ga ada… saya pasrah, ga pede saya nyemplung ga pake fin…sementara kapal kami sudah berjalan menjauh dari titik dimana teman teman saya melompat.

Mungkin fin saya hanya ketuker, sama orang yang excited juga mau liat manta.. iya..orangnya masih idup kok….masih baca tulisan ini…sambil senyam senyum mungkin sekarang.. :))))) tapi gpp, di akhir manta point, saya ditunjukin video Andy lagi ngejar manta. Keren sih,

Seandainya saja kegigihan sahabat saya mengejar wanita sebesar kegigihannya mengejar manta…

Dan istri saya Posma bilang kalo dia ngeliat manta 3 kali… asal temen – temen saya seneng, saya juga seneng..

saya mah apa atuh, hanya seseorang yang ukuran fin-nya 44-46, bukan 42-44… 😀

Andy Mengejar Manta
Andy Mengejar Manta
Selfie sama manta
Selfie sama manta

Selepas dari Manta point, kami menuju ke Kanawa Island, salah satu Pulau terindah yang sering di review di majalah – majalah traveling

ANOTHER TOP

Sampai di Kanawa Island, kami langsung turun dan bersiap untuk trekking. Biasanya kami trekking ketika hari sudah menjelang sore. Hari ini kami trekking di siang hari, sekitar setengah 11 siang. Panas banget memang. Kami akhirnya sampai di puncak pulau Kanawa. Wow…. Sekali lagi… Wow… kalau trekking di sore hari kita akan dapet sunset…kalau trekking siang, panas memang, tapi warna biru dari laut flores lebih menyala.. kita bisa lihat warna biru muda dan biru tua bercampur…

_DSF0711 IMG_0925

Setelah foto –foto, akbar bilang “kalau mau lebih bagus, kita naik lagi bang ke atas”, memang ada titik yang lebih tinggi dari tempat kami, tapi kok kayaknya ga ada yang naik kesana. Saya Tanya ke akbar “bagus ga bang disana”, dan akbar bilang “saya ga mau kasih tau, kalau mau abang naik ayo saya temani, abang harus lihat sendiri”

Andy, Cesar dan saya memutuskan untuk lanjut naik, sisanya turun karena memang cuaca sangat panas dan diatas sama sekali ga ada tempat berteduh. Kami melanjutkan trekking sedikit, ternyata di atas ada pendopo kecil, dan yang lebih keren lagi, kita bisa melihat ke arah sisi seberang dari dermaga pulau Kanawa. Keren banget… dimana sih di Labuan bajo ini tempat yang ga keren?

_DSF0721 _DSF0722 _DSF0726 _DSF0767 _DSF0769 _DSF0770

Selesai dari Kanawa, kami menuju ke lokasi terakhir.. pulau bidadari.. di pulau bidadari, kami snorkeling. Ga banyak yang bisa saya sampaikan, karena bawah laut flores bagus… you should come and see it by yourself..

Selesai dari pulau Bidadari, kami merapat ke Labuan bajo…

Saya senang sekali dengan perjalanan live on boat ini, senang karena saya ke tempat – tempat yang sangat bagus. Trekking, overland, snorkeling, underwater view, keren semua. Senang karena semua ketakutan saya tentang live on boat seperti air bersih untuk mandi, air mineral, makanan, ternyata tidak terbukti. Semua cukup bahkan lebih. Senang juga karena Kapal yang kami sewa, Akbar dan Kru, sangat bersahabat dan baik sekali. Semuanya pas, Akbar bahkan membantu kami mencari mobil yang bisa disewa untuk ke hotel kami, CF Komodo. Hotel yang cukup bersih, ada air hangat, dan ga jauh dari pelabuhan. Kami hanya numpang tidur sebentar karena besok subuh kami akan melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya.

Oia, malam itu kami makan di tree top restaurant.. tempatnya bagus. Makanannya enak, dan harga masih wajar. We spent the night eating and laughing about our new experience..

Kami beristirahat karena kami tau besok pagi akan lebih melelahkan..kami akan naik ke Wae Rebo, desa diatas bukit

Akbar and the crew.. Nomor akbar suah saya share di postingan pertama
Akbar and the crew.. Nomor akbar sudah saya share di postingan pertama
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s