Selamat datang, di sisi Timur Indonesia (Labuan Bajo, day 2)

Setelah bermalam di bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali (yang ternyata beberapa dari kami cukup nyenyak), kami melanjutkan perjalanan ke Labuan bajo menggunakan pesawat Wings Air. Jadwal keberangkatan yang harusnya jam 6 pagi WITA, diundur menjadi sekitar jam 9 WITA. Yasudah, apa boleh bikin, yang penting pengumuman delaynya sudah kami ketahui jauh – jauh hari. Jadilah kami berangkat sekitar jam berapanya saya juga ga tau, karena begitu duduk di pesawat saya langsung tidur. Pokoknya berangkat.

Oia, sedikit tips, kalo kalian seneng foto – foto, penerbangan dari Denpasar ke Labuan Bajo saya sarankan ambil seat window sebelah kanan (pesawat sejenis bombardier dengan seat 2-2). Di posisi ini kita bisa dapet best view pulau – pulau yang ada di sekitar Labuan bajo. Keliatan dari atas aja udah bagus banget. Gradasi air laut, bukit yang hijau kecoklatan, buat mata saya yang agak – agak jarang ngeliat begituan, saya sih cukup norak.

IMG_0211 IMG_0198

Begitu mendarat di bandara Komodo, jangan lupa selfie/groufie/wefie/any-fie lainya dengan latar belakang bandara. Biar eksis. Sampai juga di Labuan Bajo. Kami ga sabar langsung ke pelabuhan dan memulai live on boat. Setelah ambil bagasi, kami keluar bandara dan mencari mobil yang bisa disewa. Di luar bandara banyak kok yang nawarin. Kami ambil 1 mobil avanza, dengan biaya sewa Rp 60.000,-. Agak sempit-sempitan mengingat barang bawaan lumayan banyak. Tapi ga masalah, karena pelabuhannya paling cuma sekitar 5 menit. Ga usah pake nawar ya, itu udah cukup murah. Bantu pariwisata lokal juga. Jangan kayak orang susah lah masih minta turun goceng.

IMG_0204
Groufie dulu biar kayak traveler pemula

IMG_0210

Sampai di pelabuhan, kami menelepon sang empunya kapal yang kami sewa, pak Mat. Pak Mat punya 2 kapal, 1 kapasitas 10-12 orang, dan 1 lagi kapasitas 8 orang. Jadi sistemnya begini, sewa kapal dihitung per orang. Jadi kapasitas kapal 8 dan kami Cuma 7 orang, tadinya pak Mat akan mencari 1 orang lagi untuk ikut sama kami, tapi kami putuskan untuk tetap sewa untuk 8 orang, supaya lebih nyaman aja (ini dipastikan sebelum kami berangkat, bukan di pelabuhan). Ada sedikit perubahan, kami akan berlayar bersama keponakan pak Mat. Akbar namanya. Karena ternyata pak Mat membawa kapal yang berkapasitas 12 orang. Ga ada masalah, mereka ramah – ramah.

Selama di kapal, kita akan diberi makan sangat layak dan banyak. Ga usah takut kelaparan. Makan 3 kali sehari dan snack 1 kali. Kru kapal serba bisa, mereka yang masak. Kru-nya pak akbar pandai masak. Kita juga akan dapat persediaan air mineral yang cukup. Dan kamar mandi yang layak, lengkap dengan air tawar buat mandi. Pokoknya kita ga bakal susah selama hidup di kapal, disediain semua. Saya sendiri sangat puas dengan kapal pak Mat yang dioperasikan oleh Akbar dan kru. Very recommended. Kalo kalian baca blog ini (kalo….) dan ada niat pergi ke Labuan bajo, saya sarankan sewa kapal pak Mat. Dan kalau bisa jauh – jauh hari, karena senin harga naik!!! Eh bukan, maksud saya kapal pak Mat cukup sering full book.

Makanan diatas kapal
Makanan diatas kapal

Biaya sewa kapal kapasitas 8 orang adalah 8 Juta rupiah, cukup murah untuk semua fasilitas dan keramahan kru kapal ini dan untuk nomor telepon pak Mat 082145704054.

Setelah jangkar kapal diangkat dan kapal perlahan mulai berlayar menjauh dari pelabuhan, di depan mata kita langsung ada pemandangan laut biru dan bukit – bukit yang keren. Padahal mah belum sampe mana-mana…belom….baru juga berangkat, tapi udah keren. Disudut manapun fotonya diambil, pasti bagus. Saat itu kami ga tau pemandangan sekeren apa yang akan kami dapat nanti, but we are very excited.

AB Three
AB Three
SM*SH
SM*SH

Tujuan pertama kami adalah pulau kelor. Di pulau kelor ini kita bisa snorkling. Pemandangan alam bawah laut di pulau kelor sangat memukau. Karang yang cantik dan ikan – ikan yang lucu. Kami sampai agak siang, sehingga sedikit terburu buru dari 1 tempat ke tempat berikutnya. Di pulau kelor kami mungkin menghabiskan waktu sekitar 1 jam untuk snorkling, dan lanjut ke tanjung rinca.

Di Tanjung rinca, kami sebenernya hanya memanfaatkan waktu menunggu 1 kapal yang akan bersama sama kami ke pulau padar. Kami snorkling beberapa saat, dan Akbar, sang kapten, mengingatkan kami untuk tidak terlalu dekat ke pantai. karena tanjung rinca merupakan salah satu habitat berkembang biak komodo. Dan komodo bisa berenang ke laut.

Ketika kapal yang kami tunggu sudah mendekat, kami segera naik dan langsung menuju pulau padar. Itu loh, pulau yang di puncaknya kita bisa melihat 3 pantai sekaligus. Untuk sampai ke puncak gili padar, kita harus treking. Saya bertanya ke Akbar, apakah jalurnya bisa dilewati dengan menggunakan sendal? dan dia bilang bisa. Ya saya sih pede aja, dia aja nyeker kok. Ternyata itu adalah kesalahan hari ini, jalurnya lumayan berbatu dan sangat tidak saya anjurkan untuk menggunakan sendal. Akbar mungkin sudah sering kesini jadi dia sudah terbiasa, jadi inget film Lone Survivor.  Tapi semua rasa sakit karena treking itu juga terbayar ketika kami sampai di puncak pulau padar. Awesome….

IMG_0269

Eva Arnas-Esque
Eva Arnas-Esque

IMG_1300 IMG_1304 IMG_1313 IMG_1294

Sebelum sampai kesini, saya memang googling tentang pulau padar. Tapi pemandangan ini jauh lebih baik dilihat dengan mata kepala sendiri dibanding lewat internet. Bagus banget, 3 teluk yang menyatu ke arah daratan dan pemandangan overland lainnya. Keren. Kami langsung foto – foto. Dari foto sendiri sendiri, rame – rame, groufie, selfie, macem – macem deh. Apalah arti dari pemandangan indah ini kalo saya ga bisa eksis. Ada satu orang jerman yang kami minta tolong untuk mengambil gambar kami bertujuh. Kami mulai menyanyi Best Day Of My Life bersama sama, dan membuat satu rekaman Top of The world bersama Saturday Morning Sound. Saya sendiri merasa seperti on top of the world, sampe bingung mau nulis apa buat menjabarkan keindahan puncak gili padar. They say picture show much more than words, so here we go…

IMG_0400 IMG_0311 IMG_0316 IMG_0319 IMG_0336 IMG_0373 IMG_0421

IMG_0349

Kami di puncak pulau padar sampai matahari terbenam, baru turun. Agak telat juga karena hari sudah gelap dan kami ga ada yang bawa senter. Oia, kalo ke labuan bajo jangan lupa bawa senter. Tujuannya ya buat kayak gini, kalo mau sunset di puncak, turunnya enakan pake senter buat liat jalur trek.

Pas kami mulai turun ke bawah, ada pasangan yang sedang foto pre wedding.. di puncak pulau padar…ketika hari sudah gelap…dengan pakaian yang ribet…dan mereka baru mulai sesi foto…..

baru……

mulai……

Kadang – kadang ada hal yang sebaiknya kita buat simpel… -_-

Turun dari Puncak pulau padar, kami mandi dan kru kapal sudah menyiapkan makan malam. Menunya ikan bakar, cumi goreng, 2 jenis sayur, yang pasti enak, dan banyak, dan ada Indomie….makanan paling enak se-semesta raya…. seharian ini kami sudah banyak keluar energi, dan kita balas pakai Indomie..yessss…persetan dengan pola hidup sehat!!

Selesai makan, kami melihat plankton yang bersinar berwarna biru di laut. Sampai Akbar datang dan bilang ïni ada yang lebih bagus bang” sesaat setelahnya dia mematikan lampu di tempat kami makan dan langit labuan bajo menyuguhkan pemandangan yang tidak pernah saya lihat sebelumnya.

Bintang bintang bertaburan di Langit, sangat banyak..kontras dengan pemandangan kami yang gelap. Never do stargazing ever before.. and it feels so awesome…

Saya jadi bertanya tanya apakah chris martin sedang merasakan hal yang sama dengan yang saya rasakan sekarang ketika dia menciptakan lagu Sky Full Of Stars… Seriously Chris? you have this kind of view in UK?

Semesta mendukung, cuaca cerah,ditambah dengan keramahan kru kapal kami dan keindahan yang saya lihat sepanjang hari ini. Saya merasa Labuan Bajo menyambut kami dengan cara yang luar biasa.

Labuan Bajo, seakan ingin menerima kedatangan kami dengan kehangatan khas seorang sahabat dan berkata…

Selamat datang..di sisi timur Indonesia….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s