Travel is About the Journey, Not The Destination (Saturday Morning Sound Goes to Bali)

“Bro, kayaknya Saturday Morning Sound goes to Bali nih” masuk pesan singkat via whatsapp ke Smartphone saya tengah malam.

“Serius lo? Rekaman di pinggir pantai nih? Gue beli gitar kecil nih?” balas saya.

“Oke gue beli Jimbe deh” Teman saya membalas.

Percakapan pendek saya dan Ceisar, vokalis grup musik bentukan kami, Saturday Morning Sound. Dia mengkonfirmasi bahwa Metha, our female singer akan ikut juga ke Bali dalam rangkaian perjalanan dinas kami.

Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya, kami punya grup namanya Saturday Morning Sound. Menyanyikan ulang lagu – lagu yang kami rasa bagus , semata mata untuk kesenangan kami bermusik. Dan membayangkan bahwa kami akan melakukanya di pantai sudah menjadi alasan yang cukup kuat untuk menikmati perjalanan ini.

Dari hari pertama kami berkumpul, Selasa 9 September 2014, saya dan Ceisar sudah sibuk membahas lagu apa, di pantai mana, beli gitar dimana. Metha hanya berulang kali bilang “Gue belum bisa mikirin itu bang” dia lebih memilih fokus ke tujuan perjalanan dinas kami kali ini.

Toh tidak bisa saya pungkiri, kehadiran teman – teman satu grup musik saya membuat semuanya menjadi menyenangkan. Setiap coffe break atau istirahat makan siang, kami akan mengambil posisi yang sama. Bisa bercanda dengan nyaman, menikmati angin pantai yang teduh di lantai 3 gedung kantor Disbali, sambil sesekali menyanyikan lagu Magic – Rude, yang kami pilih untuk dibawakan dalam rekaman nanti. I really enjoy those moment.

Saya juga sangat menikmati ketika kami nongkrong di salah satu bar kecil hampir di ujung jalan Legian. Sanctuaria namanya. Ga banyak yang kami lakukan, hanya ngobrol – ngobrol santai sambil minum. Tapi toh saya rela menyusul mereka ke Sanctuaria dengan agak tergesa melewati Jalan Pantai Kuta dari Hard Rock Café. Iya, Hard Rock Café yang itu, ke bar kecil di jalan Legian yang bahkan tempat duduknya pun sempit dan lokasinya tepat di pinggir jalan. I know with whom I will hang out. Dan sampai tulisan ini dibuat, saya masih gagal beranjak dari ambience Bar Sanctuaria. Sanctuaria saya tempatkan sejajar dengan “ Perempatan Circle K Dago”. Lokasi dimana beberapa tahun ke depan ketika saya melewatinya, saya akan tersenyum dan mengingat hari itu. Nice Memories

Nice Bar, Nice Chat
Nice Bar, Nice Chat

Akhirnya kami membuat video di pantai Seminyak, Bali. Lagu “Rude” dari Magic, dan “Best Day Of My Life” dari American Authors kami rekam di hari Sabtu Pagi. Sesuai nama grup kami, Saturday Morning Sound. Suasananya menyenangkan, dan karena dasarnya suara kami bagus – bagus semua (sombong dikit bolehlah), hasil rekamannya juga enak.

Satu hal yang saya ambil dari travelling kali ini dan ingin saya bagikan lewat catatan pribadi saya.

Dear New Travelers,

 

Maybe Travelling is not about the destination..

It’s about who you travel with..

It’s about the journey…

And I’m happy because I have my friends, Saturday Morning Sound… with me..

 

Benny Reinmart

@bennyreinmart

My Narcissistic, Awesome, Brilliant Musician Supergroup... Saturday Morning Sound... (Ceisar, Metha, Benny)
My Narcissistic, Awesome, Brilliant Musician Supergroup… Saturday Morning Sound… (Ceisar, Metha, Benny)
Advertisements

2 thoughts on “Travel is About the Journey, Not The Destination (Saturday Morning Sound Goes to Bali)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s