Menikmati Indonesia dengan cara yang berbeda

Akhir – akhir ini, saya seolah disuguhkan kebobrokan luar biasa petinggi petinggi negeri ini. Mulai dari pembangunan “Gedung Mesum” yang menghabiskan biaya 1 Triliun sementara banyak rakyat yang masih hidup di bawah standar kelayakan. Lalu munafiknya orang yang mengaku mewakili saya sebagai rakyat, menonton porno ketika dia sedang rapat masalah rakyat, dan lainnya. Negara ini sudah terlalu bobrok apabila saya angkat dari perspektif politis. Dari dulu anggapan saya tidak berubah. Politik itu kentut, ditahan sakit..dikeluarin ribut. Ada baiknya sekarang saya mematikan televisi dan membuang remotenya. Siaran TV dan berita semakin tidak layak ditonton. Semua hanya mengeksplorasi kebobrokan Indonesia, dan menunjukan kebodohan rakyatnya (memberi ucapan selamat untuk William – Kate adalah salah satu kebodohan dunia penyiaran Indonesia)

Satu yang pasti, saya tidak berhenti berharap pada Negara ini. Saya muak dan menutup mata pada kondisi politik Negara ini. Berbicara Indonesia buat saya hanya berbicara keindahannya. Berbicara Indonesia buat saya hanya berbicara masalah sepakbola, tepatnya ketika lagu Indonesia Raya digaungkan 110 ribu supporter di Gelora Bung Karno. Ada banyak yang bisa diangkat di televisi selain kisruh Negara ini.

Di profile Twitter teman saya, dia menulis “traveler”. Dia mendeskripsikan dirinya sebagai petualang. Saya bertanya “udah kemana aja lo?”, “Singapore, Thailand,..bla..bla..” dia menyebut beberapa tempat di pulau jawa. Hei, bukankah Indonesia memiliki banyak tempat indah untuk dikunjungi? Kenapa dia melabeli dirinya “traveler” tapi dia bahkan belum menjalani negaranya sendiri? libur ke singapur atau ke malaysia weekend ke bandung pulang ke Jakarta?

Ada yang tau pandji? Atau jargon ini “kena dehhhh..”. Ya..pandji yang itu, pembawa acara itu, penyiar hardrock FM itu, host Provocative Proactive itu. Di album gratisnya “merdesa”, ada satu lagu yang menggelitik kuping saya, judulnya “lagu melayu”. Anda harus mendengar lagu itu, dan baru melabeli diri anda traveler apabila jiwa petualang anda bergolak mendengar liriknya. Anda bisa download lagu itu di www.pandji.com Gratis!! (saya tidak sedang promosi dan tidak dibayar untuk ini, semata karena “lagu melayu” adalah lagu “wajib” bagi mereka yang hobi jalan – jalan dan cinta Indonesia, setidaknya bagi saya)

Apakah kalian pernah niat bangun pagi-pagi liat sunrise di Borobudur? Atau ke Kupang menatap pantai bersantai kita sambil mengopi?Bagaimana kalau ke Belitong lalu ke pantai, foto-foto di depan batu yang besar?Bagaimana? Tertarik? Indonesia ini Negara yang indah.

Saya berterima kasih dan iri setengah mati setiap melihat iklan rokok yang menampilkan perjalanan 30 hari ke seluruh pelosok Indonesia, Lampung, Raja Ampat, Lombok, Bali, Krakatau..saya tidak pernah mau melewatkan iklan itu. Dan saya menetapkan hati “kalo dapet cuti besar, gw akan melakukan perjalan itu”. Ya…keliling Indonesia..menikmati Negara saya ini, tanpa peduli carut marut para pejabat dan orang – orang yang haus kekuasaan.

Melihat iklan itu dan mendengar “Lagu Melayu” membulatkan tekad saya. Saya akan melakukan perjalanan pertama saya. Perjalanan yang ketika merencanakannya saja sudah membuat saya tertarik dan tidak sabar untuk segera memulainya. Kemana saya akan pergi? Rahasia…saya akan berusaha membuat live report perjalanan saya, lengkap dengan foto – foto penunjangnya. Semoga bisa membuka keinginan kalian untuk lebih mengeksplorasi Indonesia.

Sejenak kita lupakan kisruh Negara ini yang saya rasa tidak akan habis. Negara ini dikutuk untuk dipimpin jiwa – jiwa serakah dan munafik. Saya memilih jalan lain untuk menunjukan nasionalisme saya. Saya akan mempromosikan Negara ini. Melalui tulisan saya, melalui lagu yang saya buat bersama teman teman saya. Saya cinta negri ini. Saya tidak pernah kehilangan harapan untuk negri ini. Tapi biarlah saya melakukannya dengan cara saya. Biarkan saya menikmati Indonesia…dengan cara yang berbeda. Terima kasih.God Bless..

Advertisements

3 thoughts on “Menikmati Indonesia dengan cara yang berbeda

  1. Pekanbaru,pontianak,palangkaraya,banjarmasin,manado,makassar,medan,bali, is that count?cause u want me to tell the story about it..with my pleasure bro..especially for pontianak,manado and bali 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s