Postcard From Heaven

Untuk kakakku tersayang,

Apa kabar kak? Sehat kan? Ya…aku bisa lihat itu dari sini. Dari tempatku berada sekarang, aku bisa liat kakak sehat. Aku senang melihatnya. Tidak ada yang lebih membuat aku bahagia disini selain tau bahwa kakak dan lainnya sehat. Dan aku yakin Bapa-ku disini menjaga kalian seperti Dia menjaga aku disini.

Aku ingin sekali memeluk kakak. Seperti yang sering kita lakukan dulu. Aku ingat semua yang kakak lakukan semenjak aku kecil, jemput aku sekolah, memastikan aku naik bis yang benar supaya sampai ke rumah, untuk kemudian kakak kembali melakukan aktifitas yang padat untuk seorang gadis remaja seusia kakak. Maafin aku ya kak, aku Cuma bisa ngerepotin aja dari dulu..

Oohh…iyaaa….aku juga ga lupa loh kak, kakak juga sering nyiumin pipi aku kan. Aku merasa sebagai adik kecil yang manja setiap kakak cium pipi aku. Hmmm..apalagi yang inget yah..hmmm..sebentar…aku mikir dulu…kakak mau kan nungguin aku mikir? Apa? Mau? Yyeeeyyyy…kakakku ini emang paling sabar…hmmmm..oiaaaa…kita juga suke gelitikin orang kan…dasar kakak, ngajarin aku untuk jadi adik yang bandel. Salah satu bagian yang paling aku ingat adalah kalo kakak pulang, kakak selalu mencari kami. That makes me feel I am your priceless, and I hope it will be everlasting until now… 

Loh?! Kok kakak nangis?! aku bikin sedih kakak ya?! Iya kan?!…. enggak? Kalo aku ga bikin sedih, kenapa kakak nangis? Bukannya orang menangis karena dia sedih? Apa kak? Kakak kangen sama aku? Hhhhhh….I know…I can feel it…you miss me so much…aku juga kak, aku juga rindu sekali sama kakak…

Kak, aku rindu sekali sama kakak. Ingin rasanya aku turun dan memeluk kakak, turun dan sekedar mengucapkan salam perpisahan, turun dan memberikan kecupan paling hangat yang bisa diberikan seorang adik kepada kakaknya. Banyak hal yang kita lewatkan, kakak mungkin tidak bisa melihat saya melewati tahap A great man on the making, kita kehilangan waktu bersama. Ingin rasanya aku mengulang waktu dan mengubah kejadian. Tapi aku juga sepenuhnya sadar, Tuhan sudah mengatur semuanya. Dan, terlahir sebagai adikmu adalah anugerah terbesar yang tidak akan pernah habis aku syukuri sampai detik ini.

Tidak perlu kakak ungkapkan, aku bisa melihat dari sini. Kakak belum melupakan aku, kakak tidak mungkin kehilangan aku. Aku tau kakak tidak akan dan tidak mau melupakan kenangan kakak bersama aku sampai kakak tua, sampai kapanpun. Terima kasih yah kakak, aku sayang sekali sama kakak.

Oia, ngomong – ngomong..sudah berapa lama kita berpisah? 1 tahun? 2 tahun? Atau 3 tahun? Hmm, kalau aku boleh jawab, kita TIDAK pernah berpisah…aku tidak pernah merasa kita berpisah…kakak selalu ada dihatiku dan aku sebut didalam doaku..dan aku yakin, aku juga ada dihati kakak dan kakak sebut didalam doa setiap hari. Kita tidak pernah berpisah..there’s a little bit of something me, in everything in you..

Sudah dulu yah kak, aku harus pergi…kakak tidak perlu khawatir, aku baik baik aja kok disini. Aku mendapat tempat istimewa, disebelah kanan Bapa Yang Maha Kuasa bersama laki laki yang kita sayangi dan hormati…kakak tau kan siapa dia?

Jangan sedih lagi yah kak, senyum kebahagiaan kakak adalah hal terindah yang selalu ingin aku lihat dari sini… Tuhan Yesus memberkati..

Dengan penuh cinta, kasih sayang, dan rindu…

Your little brother…

 

 

 

Jakarta, dvadeset sest Ap – HVN

Nb : Saya sudah berusaha membuatnya untuk terlihat seobjektif yang saya bisa. Mungkin tidak sempurna, but this is the best thing I can do. Sebuah “catatan” yang paling sulit yang pernah saya buat. Saya harus berkali kali berhenti, untuk sekedar menenangkan emosi dan menahan gumpalan air di sudut mata saya. Semoga berkenan..

Advertisements

One thought on “Postcard From Heaven

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s