Just Another Cheap Movie, Written on Thursday, November 4, 2010 at 5:14pm

Hmmm..mari sedikit berputar ke masa kecil saya..ketika sebuah seragam sepakbola hanya berharga rp 12.000,- berwarna merah dan bertuliskan bangun reksa indah football club..bernomor punggung 3..ya..3 akan selalu menjadi nomor punggung pilihan saya..just like my idol..

 

Untuk seorang anak sd di pertengahan 90 an, 12000 rupiah adalah jumlah yang sangat besar, di benak saya hanya satu, apapun caranya saya harus punya baju itu!! Dan saya memilih cara yang paling terhormat untuk seorang anak kecil. Menabung uang saku saya dengan cara berjalan kaki untuk menghemat ongkos becak, membawa bekal makanan dari rumah, dan lainnya. Selang beberapa waktu, seragam warna merah bernomor punggung 3 itu terlipat rapi di lemari saya.

 

Agak maju sedikit ke masa remaja saya…saya akan selalu tertawa (maaf kawan)…selalu tertawa apabila mengingat cerita ini, saya memang hanya mendengar cerita legenda ini,tapi kira – kira seperti ini …anggap saja ada 2 aktor utama di salah satu scene film komedi.. A dan b

 

A : “lo turun disini ajalah”

B : “trus gw ke dalem naik apaan?ga ada duit lagi tinggal 5000″ (jarak yang harus ditempuh b sekitar 1 km lagi, dan uangnya ga cukup untuk naik kendaraan umum”

 

A : “jalan kaki kan bisa…”

B : “lo mau ngapain emang?”

A : “mau ke tempat cewe nih..” (tampaknya si A sedang “tinngi”)

B  : “anjing lo, tega banget sama kawan sendiri”

 

Dengan langkah gontai B turun dari motor, dan melangkahkan kakinya…hanya beberapa langkah dari tempat dia meninggalkan A, si a tiba – tiba memanggil..

A : “eh..bentar…”

Si B berbalik dan berharap A akan berubah pikiran dan mengantarnya pulang..

 

B : “kenapa?”

A : “gw pinjem 5000 lo tadi lah, gw lagi ga megang duit nih”

B : “*@&%@*!!!!!”

 

Tidak jadi masalah mengenai apa yang kita inginkan, tapi cara kita mencapai keinginan itu yang bisa menjadi masalah.

 

Saat ini saya sedang bingung melihat beberapa orang merelakan hampir segala apa yang dia punya, hanya untuk sesuatu yang menurut saya, tidak esensial apabila dipikirkan secara logika (bahasa yang berat,tapi menurut saya ini keren,membuat saya terlihat sedikit lebih pintar).cerita  2 orang teman saya diatas dapat menjadi contoh yang baik menggambarkan hal itu. Dia rela tampil layaknya seorang “keparat” selama keinginannya itu terpenuhi (tapi liat sisi baiknya, cerita ini selalu berhasil membuat saya tertawa..hehehe)

 

Di salah satu obrolan bersama seorang sahabat lama, dia berkata seperti ini,

 

“gw akan mengejar apapun yang gw inginkan, tanpa harus membuat gw terlihat seperti pengemis atau pribadi yang menyedihkan..kepala gw harus tetap tegak…”

 

Benar – benar idealisme anak muda yang pernah berkata kepada saya bahwa kebanggaan terhadap dirinya sendiri membuat hidupnya tidak bisa ditebak.

 

at least I’m enjoying my own life because the interesting part of my life is I don’t even know where my honour takes me..hidup gw jadi ga kayak sinetron Indonesia yang jalan ceritanya bisa ketebak di menit ke 10”

Butuh pemikiran sejauh 2 dimensi ke depan untuk mengerti apa yang dia ucapkan..

Oke..Anggap saja sekarang saya ada di bioskop..menikmati satu bungkus popcorn dan minuman bersoda..menonton sebuah film percintaan Indonesia..dimana pemeran laki – laki dan pemeran perempuan memiliki kebutuhan yang hampir sama…tapi dijalankan dengan watak yang berbeda..film yang mengecewakan memang..kenapa?

 

Saya sudah bisa menebak jalan ceritanya ketika durasi film itu masih di menit ke 10, kira – kira ceritanya hampir mirip dengan prekuel film sebelumnya, yang dimainkan oleh pemeran yang tidak jauh berbeda..

HHhhhhhhh….membosankan sekali, just another cheap movie

 

Heii..apakah anda mengerti apa tujuan saya menulis ini??hehehe…well..memang butuh pemikiran sejauh 2 dimensi ke depan untuk mengerti apa yang saya tulis..

 

 

Anggap saja saya masih ada di dalam bioskop itu..masih dengan satu bungkus popcorn dan minuman bersoda, masih dengan film percintaan Indonesia..dimana pemeran laki – laki dan pemeran perempuan memiliki kebutuhan yang hampir sama…tapi dijalankan dengan watak yang berbeda…dan masih dengan kekecewaan saya karena jalan ceritanya dapat saya tebak ketika film baru berjalan 10 menit..

Saya akan memasang earphone, dan memilih sebuah lagu yang catchy dan menikmati suara lucu si penyanyi…Lenka

 

I want my money back….

I want my money back….

I want my money back…..

JUST ENJOY THE SHOW….



Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s